PBNU Bentuk Pusat Informasi Krisis Mesir

3 Feb 2011

Metrotvnews - Kamis, 3 Februari 2011

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama membentuk Pusat Informasi Krisis Mesir (PIKM) untuk membantu masyarakat yang kehilangan kontak komunikasi dengan anggota keluarga di Mesir.

“Ini mengingat banyaknya mahasiswa dan warga NU yang tinggal di Mesir,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj di Jakarta, kemarin.

Ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf ditunjuk sebagai penanggung jawab PIKM, sementara koordinator operasional dipercayakan kepada Ahmad Ridho.

Said Aqil mengimbau warga NU di Mesir menghindari daerah rawan konflik. Tidak melibatkan diri dalam demonstrasi serta senantiasa mengikuti dan mematuhi arahan Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara itu.

Sementara Ahmad Ridho menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan Pengurus Cabang Istimewa NU dan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Mesir untuk mengkoordinasi keberadaan para anggotanya.

“Sampai semalam saya masih bisa berhubungan telepon dengan teman-teman di Mesir,” katanya.

Dijelaskannya, KBRI telah menyediakan 20 sambungan untuk layanan informasi dan tiga lokasi penampungan jika kondisi semakin memburuk. Universitas Al Azhar juga menyediakan penampungan bagi para mahasiswa asing yang belajar di sana.

“Yang menjadi persoalan teman-teman mahasiswa di sana sekarang adalah persediaan makanan yang terbatas,” katanya.

Dikatakannya, para mahasiswa yang terkurung di asrama kesulitan untuk mencari kebutuhan hidup, padahal persediaan makanan hanya cukup untuk dua hingga tiga hari.(Ant/ICH)


TAGS PBNU pusat krisis Mesir


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post